show me your love 2

Cast :

Cho Kyuhyun

Lee Hyunri

Other Cast

Super Junior Member

Jung Yoon Yi

Park Hani

Kim Jung Hoon

Shim Changmin

Note : ceritanya agak aneh mohon di maklumi, masih meraba aku dalam dunia penulisan. dan aku harap yang baca di mohon komen,, karena ini juga hasil karyaku. no bashing! no copy! no paste! arra!!

HAPPY READING ^^

Hyun ri pov

Sudah tiga hari aku mendiamkannya. Setelah kejadian itu aku mulai menutup kembali hatiku. Hati yang dulu mulai terbuka karena dia. Tetapi sekarang dia juga yang menutupnya. Aku tak mau di pusingkan dengan masalah itu. Life must go on. Dan aku tak mau terlarut lebih dalam sakit ini. Semua member juga sepertinya melihat perubahan sikapku. Tetapi aku tidak perduli. Lalu pria itu, masih saja bersikap seolah-olah aku memberinya harapan yang lebih padanya. Dengan bersikap peduli padaku. Tapi aku tetap memberi jarak bahkan tembok penghalang diantara kami. Aku tak mau tersakiti lagi. Dan sekarang aku sedang menunggu sendiri di ruang backstage. Menunggu mereka selesai perform. Hari ini sungguh melelahkan mengikuti mereka. Dari interview, sampai perform di sebuah stasiun tv.

“Hyun Ri, Gwenchanayo?” aku hanya melirik sebentar. Oh ternyata Sungmin oppa. “ne oppa.” Jawabku datar.  “Lalu, kenapa kau hanya melamun saja? apa kau ada masalah? Ceritakan kalau begitu”. “aniyo oppa. Aku hanya capek” kilahku. Aku sedang tak mau di bicara banyak. Sungmin oppa hanya mengangguk. Super Junior sudah selesai perform ternyata. Akhirnya aku bisa pulang juga. Aku butuh istirahat. Mereka semua sudah selesai berganti baju dan membersihkan make up.

“Kyu,,, bersihkan dulu make up mu. Setelah itu kau bisa bermain PSP sepuasmu!” Leeteuk oppa rupanya sedang membujuk kyuhyun.

“nanti hyung, aku hampir menang”

“ya sudah, hyun ri kau bersihkan make up nya.” Perintah Leeteuk oppa padaku. Aku bersumpah akan segera membunuhnya kalau aku di suruh untuk melakukan itu lagi. Aku hanya melenggang pergi mengambil make up remover dan duduk di depan kyuhyun. Dan mulai membersihkan wajahnya. Awalnya dia masih terfokus pada PSP nya. Tetapi saat aku mulai membersihkannya, dia berhenti main dan beralih menatapku tajam.  Aku tidak berkata apa-apa padanya. Aku sudah sangat membencinya. Setelah selesai dengan pekerjaanku, ia akhirnya berbicara padaku.

“kenapa kau 3 hari ini mendiamkanku? Waeyo?” tatapannya mulai lembut tidak seperti tadi. Aku tidak menjawabnya. Aku langsung saja bangkit mengembalikan alat yang tadi ku gunakan. “Ya!!! Kenapa pertanyaanku tidak di jawab?” teriaknya. Aku hanya diam saja, berniat keluar dari ruangan ini. Tapi sayangnya usahaku gagal. Ia sudah menarik tanganku dan menghadapnya. “Hyun~a kau kenapa? Dari tadi kau hanya mendiamkanku.” Tanyanya. Aku sibuk untuk melonggarkan genggaman tangannya. Sia-sia saja aku yeoja, sementara tenaga namja lebih besar. Aku akhirnya pasrah dengan apa yang ia lakukan. “Lepaskan!!! Kyuhyun~ssi. Itu semua bukan urusanmu. Jangan sia-sia kan tenagamu untuk mengurusku. Aku bisa sendiri” kataku dingin dengan ekspresi datar. “Kau bilang bukan urusanku? Kau itu yeojachinguku! Jadi itu termasuk urusanku!” katanya sedikit menaikkan nada suaranya. Sepertinya dia mulai emosi. Untung saja ruangan ini kosong. Hanya tinggal kami berdua. Semuanya sudah keluar. Kalau tidak mungkin saja semua orang akan mendengarkan pertengkaran kami.

“cih, yeojachingu? Tapi maaf, aku tidak menganggapmu sebagai namjachinguku sejak 3 hari yang lalu. Jadi hubungan kita hanya sebatas rekan kerja” kataku tak kalah emosi. Mendengar kataku ia terkejut. Dan ini kumanfaatkan untuk melepas cengkraman tangannya. “dan terima kasih sudah membuat luka itu terbuka lagi kyuhyun~ssi. Aku sangat membencimu!” tambahku. Sebelum aku keluar dari ruangan.

BLAAMM

Hatiku sangat lega setelah menumpahkan emosiku padanya. Dan mulai menutup lagi hatiku. Aku tidak mau lagi disakiti. Cukup ini yang terakhir.

Hyun ri pov

Kyuhyun pov

BLAAMM

Kata-katanya tadi masih tidak ku percaya. Bagaimana bisa? Kami putus 3 hari yang lalu. Padahal belum ada kata putus terucap darinya ataupun dariku. Apa yang membuat sebegitu marahnya padaku? Lalu tadi dia bilang benci padaku. Aku menyakitinya? Tapi kapan? Aku semaikin bingung dengan penyataannya tadi.

“kyu, ayo pulang.” Ujar sungmin hyung menyadarkanku dari lamunan.

“ne, hyung” aku beranjak dari dudukku dan mengikutinya keluar.

“eh, kyu. Hyun ri mana? Bukannya tadi bersamamu? “

“tadi ia keluar lebih dahulu” jawabku singkat. Sungmin hyung hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.

Sampai di pelataran parkir aku melihatnya sedang sibuk merapikan barang. Sikapnya sangan dingin terhadap semuanya termasuk padaku. Berbeda sekali jika ada Hani istri Leeteuk hyung atau Yoon Yi yeojachingu donghae hyung. Semuanya juga heran kenapa ia berubah. Jung Hoon saja sampai mengira ia sedang syndrom datang bulan. Dan ternyata tebakannya salah.  Mungkin benar ada yang tidak beres. Hyun~a apa yang terjadi padamu? Jebal,, katakan padaku.

“HYUUUUUUUUUUUUN RIIIIIIIIIIIIIIII!!!!!!!!!!!!!” kulihat seseorang mendekat ke arah mobil. Oh, ternyata pacarnya si ikan. Seketika kulihat perubahan ekspresi hyun ri yang sebelumnya datar dan dingin menjadi ceria. Di bibirnya juga tersungging senyuman yang biasa ia perlihatkan.

“kenapa tadi kau tidak menemaniku?” tanya Yoon Yi pada Hyun Ri.

“Mianhae eonni. Aku sedang sibuk di Backstage. Eonni bolehkah aku menginap di tempatmu? Aku butuh eonni” balas Hyun Ri manja.

“Chagi, kenapa kau tidak menyapaku?” sela Donghae hyung tak kalah manja.

“Boleh Hyun~a.” Jawabnya dan mengacuhkan pertanyaan Donghae hyung. Kasian sekali dia, di acuhkan yeojachingunya. Hahah😀 rasakan kau ikan.

“Ya!!! Kenapa aku di acuhkan?” teriak si ikan tidak terima. Hahahah lucu juga kalau si ikan sedang merajuk.

“Mwo?” kata Yoon Yi polos. “Bukannya mengacuhkanmu oppa. Aku kan baru saja berbicara padamu 5 menit lalu. Untuk apa aku menyapamu lagi?” tambahnya dengan  ekspresi datar.

“Aishhhh,, jinja!!”

Mataku teralihkan pada hyun ri yang mulai menarik tangan Yoon Yi dan berjalan menjauh.

“Kajja eonni. Aku mengantuk. Oppadeul aku pulang bersama Yoon Yi eonni. Anyeong…” pamitnya dengan ekspresi dingin seperti sebelumnya. Cepat sekali perubahan ekspresinya. Apa kau ingin terlihat tegar Hyun~a? Kau tidak bisa membohongiku bahwa kau itu rapuh. Memang fisikmu terlihat baik-baik saja, tapi hatimu tidak. Aku harus mencari tau apa yang membuatnya kembali seperti ini lagi, tekadku dalam hati.

oOo

Pagi-pagi sekali aku harus mendengarkan ocehan pasangan ikan ini. Aish, menyebalkan! Aku terbangun gara-gara mereka. Hari ini kan aku sedang libur. Rencananya aku ingin tidur seharian. Tapi semua itu gagal. Sepertinya aku harus membalas mereka.

PLETAK

“ya! Kenapa memukulku!” teriakku sambil mengelus kepalaku yang di jitak oleh ikan betina kurang ajar ini.

“aku harus bicara padamu.” Pintanya denga suara lirih. Aku mengikutinya ke arah ruang tengah. Beruntung hari ini dorm kosong. Semua sedang ada jadwal kecuali aku. Dan ternyata pasangan ikan betina ini sedang keluar saat aku keluar kamar tadi.

“ada apa? Cepat katakan aku mau tidur” kataku tak sabar.

”aku kecewa padamu oppa. Aku kira kau pantas untuknya. Tapi semua itu salah besar. Kau sama saja dengan namja yang lain. Yang hanya bisa menyakitinya. Bukan melindunginya.” Ujarnya denga nada agak marah. Aku berusaha mencerna apa yang di katakannya. Menyakiti siapa? Hyun Ri?

“Maksudmu apa? Aku menyakiti siapa?” kataku bingung

“Hyun Ri, kau menyakitinya oppa. Kau tau oppa. Saat dia bercerita tentangmu yang memintanya menjadi yeojachingumu, aku sangat senang. Dan berharap kau menjadi namja yang bisa melindunginya, mencintainya, bahkan bisa menuntunnya untuk mencintai lagi. Saat di Busan ia mulai bisa menerimamu oppa. Tapi saat dia kembali dan hubungan kalian mulai membaik, sayangnya oppa tidak bisa menjaganya dan akhirnya dia yang tersakiti lagi. hatinya sekarang sudah menutup kembali oppa. Kau yang membukanya dan kau lah orang yang menutupnya kembali. Tadi malam ia menangis untuk yang terakhir kalinya untukmu. Ia sudah bertekad tidak akan terjerumus dengan alasan yang sama. Aku sudah menganggapnya sebagai adikku sendiri. Karena ia sudah tak punya siapa-siapa. Aku kasian terhadapnya yang menanggungnya sendirian. Jika aku bisa aku menguranginya. Akan aku kurangi beban di hatinya. Tetapi aku tidak bisa. Dia sekarang sakit oppa. Disini. Bebannya terlalu banyak sehingga tak bisa menampungnya semuanya” Sambil menunjuk ke arah dadaku.

“tapi aku tak tau salahku dimana. Dan tiba-tiba ia menyatakan kalau kami sudah putus. Kau tau alasanya?” tanyaku masih mencerna perkataannya

“victoria eonni.” Jawabnya lirih

“mwo? qiannie? Ada apa dengannya?” tanyaku bingung. Apa hubungannya dengan Qian sahabatku?

“kau ingat saat ia menangis di depanmu dan kemudian victoria eonni memelukmu sangat erat. Dan ekspresimu sangat senang oppa. Hyun Ri melihatmu yang seakan-akan mencium victoria eonni!” jelasnya

“MWO!!!!!!! tapi itu karena ia habis putus dengan namjachingunya makanya aku menghiburnya. Aish, dia salah sangka” aku menjambak rambutku frustasi. Hyun ri melihatnya. Aish, kenapa begini jadinya.

“jelaskan padanya jangan padaku. hatinya terlanjur sakit sekali oppa. Makanya 3 hari yang lalu ia harus aku bujuk untuk keluar. Tapi yang ku dapatkan hanya seseorang yang diam dengan ekspresi dingin serta datarnya yang tak mau mebicarakan masalahnya. Sampai puncaknya tadi malam. ia menumpahkan semua masalahnya. Apa yang membuatnya seperti itu 3 hari yang lalu. Jadiiii………” aku masih terdiam dengan penjelasan Yoon Yi.

“Aku mohon oppa. Jauhilah dia. Biarkan ia tenang dahulu. Ia sudah sangat hancur ketika dulu ia di sakiti namjachingunya. Dan sekarang luka itu terbuka kembali oppa. Ku mohon oppa tinggalkan dia. Aku tak tega dengannya yang harus menanggung sakitnya sendiri, Jebal..”

“Shiroe!!! Aku harus menjelaskannya! Aku harus bicara padanya Yoon~a. Dan berjanji akan menyembuhkan lukanya dan mengurangi bebannya” tekadku

“Percuma. Melihatmu saja ia sudah enggan apa lagi berbicara padamu oppa. Aku yakin ia akan menghindarimu. Terserah oppa, tapi aku sudah memperingatkanmu. Jangan sakiti ia lagi oppa. Cukup sudah ia menderita selama ini. Jangan tambah lagi derita dan bebannya oppa. Ya sudah, aku pulang dulu!! Ingat kataku! Arra! Mungkin beberapa hari ini ia akan tinggal bersamaku. Aku juga sudah mengemasi barangnya. Anyeong….” ia bangkit dari duduknya menenteng beberapa tas kutebak itu semua barang milik Hyun Ri dan menuju pintu keluar.

Aku masih duduk di ruang tengah dan memikirkan semua yang Yoon Yi katakan padaku. Hyun~a sebegitu bencinya kah padaku. Sampai-sampai kau tidak mau bertemu denganku. aku harus bicara dengannya dan menjelaskan semua yang terjadi. Walaupun kau tidak mau melihat dan berbicara padaku. Aku harus berusaha. HWAITING!!!

Kyuhyun Pov End

oOo

Author Pov

Sudah beberapa hari hyun ri tidak berkerja. Hanya di habiskan dengan menulis skripsinya. Lebih tepatnya menyibukkan diri. Jika ia tetap bekerja seperti biasa, kyuhyun pasti merecokinya. Sudah hampir 1 minggu setelah kejadian malam itu. Dimana ia menangisi namja itu.  semua orang  bertanya keadaannya. Tapi ia hanya menutup diri, yang ia rasakan hanya ingin sendiri. Entah kenapa Hyun-Ri merasa keadaan yang sekarang lebih baik dari yang dulu.

Sekarang, ia berusaha menghilangkan perasaan terhadap namja itu. Entah bagaimana sampai detik ini hyun ri masih mencintai kyuhyun tapi tidak seperti dulu. Cinta itu sudah tertutup dengan kebencian. Tapi siapa yang menyangka banyak yang meyakini benci itu akan tumbuh cinta yang sesungguhnya.
Tok tok tok

“hyun, kau di dalam” tanya seseorang di balik pintu. Hyun ri tak mau langsung membuka pintunya. Tak mau mengambil resiko jika itu kyuhyun.
“ne. Nuguseyo?”
“naega. Hani”
“masuklah, tidak ku kunci”

ckleekk

Hyun ri masih fokus dengan laptopnya. Menghiraukan hani yang masuk ke kamarnya. Ia menduga pasti ini berhubungan dengan setan itu lagi. Selama berhari-hari yoon yi masih merecokinya dengan hal itu. Kupingnya sudah kebal dengan ocehan pacar Lee Donghae itu. Dan sekarang istri leader super junior ini juga ikut-ikutan.

“Ada apa hani~aa” tanya hyunri dengan mata masih menatap laptop.
“kau kenapa hyun? Mengurung diri dan menyibukkan dengan hal itu” cerca hani menunjuk laptop hyun ri.

“Aku? Aku baik-baik saja. jika kau kesini hanya menceramahiku seperti Yoon Yi eonnie. Kau bisa keluar sekarang. Karena aku sekarang sedang sibuk menyelesaikan ini” jawabnya dengan nada setengah agak dingin.

“Jika kau menganggapku seperti yoon yi eonni. Kau salah kalau aku akan menasehatimu tentang hubunganmu dengan kyuhyun oppa. Tapi aku akan memaksamu melakukan sesuatu agar semua orang tak khawatir.” hyunri mendesah keras saat nama itu di sebutkan hani. Dan menyerah dengan argumen yang dilontarkan yeoja di depannya.

“Lalu maumu apa hani?” tanya hyunri to the point.

“Mau ku? Kau keluar dan jangan mengurung diri. Kau tau semua orang mengkhawatirkanmu. Begitu juga dia. Aku tahu kau tidak suka aku menyebut namanya. Tapi ini harus segera diselesaikan. Dia sudah seperti mayat hidup! Ayolah Hyunie, kau keluar. Mungkin semua orang belum tau tentang masalahmu dengan Kyuhyun oppa, tapi bisakah kau mendengarnya dulu. Dia masih mencintaimu Hyunnie. Semua orang mengkhawatirkannya.” yakin Hani.

“baiklah, tapi setelah aku menyelesaikan ini ya” Hyun–Ri mengalah. Malas berdebat dengan Hani. Percuma saja ia debat, walaupun akhirnya ia akan kalah juga.

“tidak ada nanti-nantian! Kau itu belum makan juga. Kajja keluar” paksa Hani. Dengan sengaja menutup laptop Hyun-Ri tanpa mematikannya. Membuat si empunya seketika menjerit.

“YA!!!!! Park Hani!!! Aku belum menyimpannya!!” teriak Hyun-Ri kesal dengan kelakuan Hani barusan.

“itu sudah menyimpan sendiri. Dan jangan teriak-teriak. Telingaku bisa tuli. Kajja kita makan” Hani pun menarik paksa Hyun-ri untuk keluar kamar

“Haish” Hyun-ri hanya bisa mendengus kesal di tarik Hani. Ia harus mengahadapi Kyuhyun. ‘Tenang Hyun-Ri. Kau bisa menghadapinya. Tetap pada pendirianmu hyun. Jangan terpengaruh olehnya.’ batin Hyun-Ri meyakinkan dirinya sendiri.

Dengan sedikit terpaksa atau bisa di bilang sangat terpaksa, Hyun-Ri keluar dari kamarnya menuju dapur. Semua member sedang berada di ruang tengah menonton TV. Semuanya menatap Hyun-ri. Tapi Hyun-ri lebih memilih mengikuti Hani untuk menyiapkan makan malam.

oOo

Makan malam berlangsung dengan baik. Tapi tidak dengan Hyun-ri. Sepanjang makan malam ia terus saja di hujani kalimat pertanyaan yang sama. Kenapa ia tidak keluar kamar akhir-akhir ini. Hyun-ri hanya menjawab sekenanya. Makanan yang di makan pun rasanya tidak membuatnya berselera. Padahal jika yang memasak adalah Hani, ia mungkin akan makan dengan lahab. Pikirannya melayang entah kemana. Namja di hadapannya sekarang menatapnya lekat seperti tak ada objek yang lain selain Hyun-ri. Kyuhyun sangat merindukan Hyun-ri beberapa hari ini. Kyuhyun masih belum bisa menjelaskan masalah yang selama ini salah diartikan oleh Hyun-ri. Sedari tadi Hyun-ri hanya menunduk. Menyesali perbuatannya mengiyakan keinginan istri Leadernya itu.

“aku selesai. Kajja kita pergi. Ada jadwal yang menunggu. Yeobo, kau ikut kan?” pinta Leeteuk sambil menatap istrinya.

“eumm, baiklah oppa. Aku ikut kalian. Hyunie kau yang bersihkan ini semua ya”

“ne, baiklah” jawab hyunri.

“oppa, kyuhyun oppa tidak ikut?” tanya Hani pada Jung Hoon.

“ani. Dia libur 3 hari kedepan.”

“oh, Hyunie kau mau ke kampus tidak? Ini masih siang. Apa bisa nanti kau antarkan tugas yang aku kerjakan pada Profesor Hwang?”

“ne. Aku harus menemui dosen pembimbingku juga. Baiklah, mana tugasmu?”

“ige. ah, dan juga tolong kembalikan ini ke perpustakaan. Arra.” Hani menyerahkan tugas papernya dan 5 buku tebal pada Hyun-ri.

“MWO?? buku ini berat sekali hani~a. Bisakah kau saja yang mengembalikan?” kata hyunri keberatan.

“shiroe! Ini hari terakhir aku harus mengembalikan. Nanti aku belikan susu strawberry deh.”

“kau ingin menyogokku? Bisa kau belikan juga, es krim strawberry kira-kira 3 kaleng cukup. Kalau kau ingin buku ini sampai di perpustakaan” ancamnya pada Hani.

“mwo? baiklah. akan aku belikan semuanya. Tapi ingat ya. Kau harus mengembalikannya.”

“ne” Hyunri terseyum senang.

“kami pergi dulu. Anyeong” seru Leeteuk dari pintu keluar.

“hati-hati di jalan hyung.” Sahut Kyuhyun.

Hyun-ri hendak membersihkan meja makan tapi tangannya di tahan oleh Kyuhyun. Namun Hyun-ri menepisnya dan melanjutkan pekerjaannya. Kyuhyun hanya mengikuti Hyun-ri kemanapun. Hyun-ri mengacuhkannya, sampai akhirnya ia membentak namja itu.

“Yak!!! Bisakah kau tidak mengikutiku? Kau seperti pengungtit saja.” bentak Hyun-ri pada Kyuhyun. Yang di bentak hanya tersenyum tanpa rasa bersalah.

“Jelaskan padaku apa kesalahanku. Dan kau bisa bebas” jawabnya enteng dengan mengeluarkan smirk andalannya.

“bukankah kemarin Yoon Yi eonni sudah mengatkannya padamu? Tak usah berpura-pura Kyuhyun~ssi. aku tau apa yang dilakukan Yoon Yi eonni tanpa sepengetahuanku” balas Hyun-ri dingin. Kyuhyun hanya terdiam dengan jawaban Hyun-ri yang terkesan dingin. Tanpa menunggu jawaban Kyuhyun, Hyun-ri masuk ke kamarnya dan bersiap-siap ke kampus. Kyuhyun yang melihat itu, menghampiri Hyun-ri yang akan berangkat.

“aku ikut ya. Aku bosan di dorm” yang di tanya hanya terdiam mengacuhkan Kyuhyun dan berjalan keluar. Kyuhyun langsung menyambar jaket dan kunci mobilnya lalu berlari mengejar Hyun-ri. Setelah menemukan Hyun-ri, Kyuhyun menariknya ke mobil dan melajukannya ke universitas tempat Hyun-ri kuliah. Hyun-ri hanya diam selama perjalanan. Walaupun Kyuhyun sudah mengajaknya bicara tapi yang dilakukan gadis itu hanya diam.

oOo

Seoul University Medical Faculty

Kyuhyun keluar dari mobil mengikuti Hyun-ri dengan penyamaran lengkap. Gadis yang ia ikuti sangat cuek padanya. Membuat ia mendesah berat. Gadis yang ia cintai sekarang bersikap tak peduli padanya. Hanya karena masalah salah paham. Sempat ia berfikir apa gadisnya cemburu dengan Victoria. Bisa jadi inilah akar permasalahannya.

Sampailah ia di ruang perpustakaan. Hyun-ri sedang mengembalikan buku milik Hani pada petugas yang berjaga. Ia hanya menunggunya di luar perpustakaan. Setelah selesai, ia masih mengikuti Hyun-ri ke ruangan dosen. Merasa bosan menunggu, ia mengeluarkan PSP dan bermain.

Selesai dengan urusannya, Hyun-ri bergegas pulang. Masih diikuti Kyuhyun. Ia membiarkan pria itu menunggunya dan mengikutinya. Ia tak peduli. Ia tak menganggap pria itu ada.

‘samkil su eobseotdeon mal, geutorok tteugeopgo dokhaetdeon ne geu mal’

Ringtone handphone Hyun-ri berbunyi. Ia tidak melihat siapa yang menelpon. Ia langsung menjawabnya

“Yoboseyo”

“Hyunie, kau dimana? Kyu bersamamu?” ternyata dari Jung Hoon, manager Super Junior.

“ne oppa, waeyo?”

“ke SM Building sekarang. Ia harus latihan. Tapi aku lupa mengatakannya tadi. Bisakan?”

“ne oppa. Arraseoyo” jawab Hyun-ri mengerti. Dan menutup telponnya.

Kyuhyun menatapnya. Hyunri menghela napas dan memasang wajah seperti biasanya.”ke SM sekarang. Kau ada jadwal latihan” kata Hyun-ri pada Kyuhyun. Tanpa berkata apapun, Kyuhyun langsung menarik tangan Hyun-ri ke mobil menuju SM building. Bukannya ini hari santainya? Kenapa harus ada latihan.

Author Pov End

Kyuhyun Pov

Sesampainya di SM Building, aku dan Hyun-ri menuju ke ruang latihan. Disana ada Changmin juga. Sepertinnya mereka sedang latihan juga. Kulihat Hyun-ri menyapa semua orang. Tak terkecuali Changmin. Changmin yang melihat Hyun-ri lalu mengajaknnya bicara. Dan Hyun-ri tersenyum padanya. Jarang sekali aku melihat gadis itu tersenyum padaku.  Mereka membuatku panas saja. apa aku cemburu? Jelas sekali. Changmin itu bias Hyun-ri di DBSK sebelum ia menjadi ELF. Ingin aku tarik saja gadisku dari hadapannya. Changmin yang melihatku dan buru-buru meninggalkan Hyun-ri. Karena ia tahu aku sedang cemburu padanya.

“yak! Cho Kyuhyun! Tatapanmu seperti ingin memakanku saja. tenang, aku hanya berbicara padanya. Tak lebih.” Hardik Changmin padaku sembari menepuk bahuku.

“bicara apa dia denganmu?” tanyaku sinis. Mataku masih terfokus apda Hyun-ri yang duduk di sudut ruangan bersama staff lain yang sedang dia arahkan oleh Jung Hoon hyung.

“aku hanya mengembalikan bukunya yang jatuh dulu saat melihatmu dan Qianie berpelukan” jelasnya.

“mwo?” aku kaget ternyata Changmin mengetahuinya. Darimana ia tahu semua itu.

“jangan kaget seperti itu. aku melihatmu saat itu. Dan aku melihatnya sangat hancur. Hatinya sangat rapuh kyu. Keadaanya sepertinya buruk. Ngomong-ngomong bagaimana hubunganmu dengannya?” tanyanya penasaran.

“buruk sekali. Ia bersikap dingin dan acuh padaku. Otthokhe? Aku jadi serba salah. Ia tak mau mendengarku. Dan sekarang aku menyakitinya. Menutup lagi hatinya padaku” jawabku dengan menghela napas.

“jelaskan padanya saja. dan perlu kau tahu, sepertinya aku mulai suka padanya. Bagaimana kalau aku mengajaknya berkencan? Aku tadi mengajaknya dan ia mengiyakan. Ah, kyu aku senang ia menerimaku. Ini kompetisi kyu. Kau harus berjuang mendapatkannya lagi. jika tidak aku yang menang. Selamat berjuang kyu. Anyeong” aku tak sanggup berkata apapun. Changmin pergi dan aku hanya terdiam mencerna setiap kata yang ia ucapkan. Changmin menyukai Hyun-ri. Apa? Sejak kapan?. Sepertinya ini akan menjadi kompetisi yang menarik. Aku tidak akan kalah. Sedikit banyak Hyun-ri pernah suka padaku. Tapi Hyun-ri juga mengagumi Changmin. Aku harus cepat. Jika tidak, Hyun-ri akan semakin jauh dariku. Andweeee!!!!.

Tiga hari kemudian, Changmin ternyata tidak main-main. Ia memang mengajak Hyun-ri keluar. Dan ini membuatku semakin khawatir jika Hyun-ri menyukai Changmin. Di sini lah aku, mengikuti mobil Changmin. Yang sepertinya menuju Lotte World. Aku harus memastikan Changmin tidak macam-macam terhadap Hyun-ri.

Aku mulai membututi mereka. Aku sudah seperti stakler saja. mereka naik semua wahana permainan dan berjalan bergandengan tangan. Mereka membuatku semakin cemburu saja. aku saja yang notabene pernah menjalin hubungan dengan Hyun-ri saja belum pernah menggandeng tangannya seperti itu. Tapi sekarang, melihat mereka seperti itu aku cemburu. Hyun-ri sepertinya menikmati kencan mereka. Terlihat dari senyumnya yang tak pernah surut.

Kulirik jam di dashbord mobil. Ternyata sudah malam. tapi kenapa mereka belum pulang. Sekarang aku di parkiran dorm. Menunggu mereka. Tapi sudahlah, aku tak kuat melihatnya. Mungkin saja Changmin sudah menyatakan perasaanya. Kenyataan yang membuatku semakin terpuruk saja. Jadi aku naik ke dorm saja. tanpa melihat keadaan dorm dengan agak tergesa-gesa aku masuk kamarku dan merebahkan tubuhku di atas tempat tidur. Terlelap karena hari ini adalah hari paling melelahkan.

Next Day,

8.00 AM

Pagi ini aku bangun agak siang, mengingat hari ini aku jadwalku kosong. Artinya aku dapat bermain seharian. Tapi semua kesenangan itu musnah saat Leeteuk hyung memberitahu bahwa hari ini ada recording untuk album baru kami. Hari ini pasti sangat melelahkan. kulihat Hyun-ri dari arah dapur membawa sarapan kami. Dan yang membuatku bingung, kenapa ekspresinya masih seperti yang kemarin? Tidak berubah sama sekali. Apa Changmin belum mengungkapkan persaannya? Atau ia menolak tawaran Changmin. Opsi kedua sepertinya lebih baik. Jika itu benar, berarti kesempatanku untuk memilikinya lagi masih terbuka lebar. Tanpa kusadari bibirku menyunggingkan senyuman. Tapi di artikan lain oleh Hyungdeul.

“kau kenapa kyu? Tersenyum begitu. Senyummu itu tak ubahnya iblis yang ingin memakan orang. Sangat menyeramkan” kata Donghae hyung. Si ikan busuk ini kenapa membuat moodku menjadi kesal saja. langsung saja ku lempar dengan sandal rumah yang ku kenakan.

BUGH

“YAK!!! Magnae kurang ajar!!! Hyungmu kau lempar dengan sandal??” katanya dengan emosi marah. Ku hiraukan teriakannya langsung saja masuk ke dalam kamar mandi.

TBC

About gaemri

Kpop~ers | ELF | Kyuhyun wife | Midwife | Queen Evil

6 responses »

  1. ikannemo says:

    zeeeeeeeee…….
    cieee yg lagi marahan..yo kyuppa kejar hyun nya,nanti di rebut changmin lhoo

    YYAAAAKKK/….bukan ikan busuk zillaaaa…ikan tampan yang sexy tauuu…

    miss typo,tu di atas ada tiga..

    lanjutiiiinnn……

  2. siby says:

    keren zil.. >,<
    part 3 nya jng lm2 ya!
    Lanjuuut ..:!

    • GaemKyuNaz says:

      thx dah bca ya peb.

      ngerti ki ndi aq dwe blog?
      wes mco ket part 1 po?
      hihihi tumbn mco kyk ngnean peb hehee ^^v

      • siby says:

        haha..
        Iya to bc dr part 1..
        Sjk jd elfishy, jd sering bc fanfic.,
        Nemu blog u jg.
        Hehe
        Pkok’e lanjutanny part 3,jng lm2.
        Hwaiting!

      • GaemKyuNaz says:

        sjak kpn kwe seneng ikan busuk kwi ㄱ,ㄱaigooo kancaqu koq do jdi elf siy… gubrak,,,,

        dan tertarik dgn ikan bsuk itu!!!! sing pnting udu bojoq. kekekek ㅋㅋㅋㅋ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s