546_433002440082145_1660077337_n

Cast :
Cho kyuhyun
Lee hyunri

Other cast :
Member super junior, Jung Yoon Yi.

Happy Reading ^^

Author POV

Tokyo, Japan

19 November 2012
19.00 Japan Time

Seorang namja menghela nafasnya menatap kalender yang berada di hadapannya. Tanggal yang tertera adalah tanggal 19 november. Dan itu tinggal beberapa hari lagi seorang yang berarti dalam hidupnya berulang tahun. Dia seorang yeoja yang sudah lama menjadi yeojachingunya. Tapi sampai sekarang ia bingung akan memberi apa saat ulang tahun kekasihnya. Padahal hari ini ia berada di Jepang dalam rangka konser Super Junior KRY, sub unit dari boyband Super Junior. Pasti kekasihnya itu kecewa karena ia tak berada di sampingnya. Ia mengacak rambutnya frustasi. Padahal rambutnya sudah di tata dengan rapi. Beberapa menit lagi ia harus perform di atas panggung. Ia tak perduli dengan kata-kata yang dikeluarkan managernya saat tau rambutnya tidak rapi. Yang ada di fikirannya hanya yeojanya, Lee hyunri.

“Yak!!! Cho kyuhyun!! Kau mendengarku tidak??” bentakan dari managernya mampu membuat ia sadar dari lamunannya. Hingga ada perintah untuk segera ke panggung. Selama konser, ia harus konsentrasi dengan apa yang ia tampilkan. Dan bersikap profesional. Tapi pikirannya tetap tertuju pada gadisnya.

At Hotel

“kyu, apa yang akan kau berikan pada hyunri pada ulang tahunnya besok?” tanya Ryeowook penasaran.

Yang ditanya hanya bisa menghela nafas dan menggelengkan kepala. Karena ia masih tidak ada ide untuk memberi apapun.

“haish, pacar macam apa kau? Begitu saja tidak tau” timpal Yesung.

“lalu aku harus bagaimana hyung? Aku tidak mungkin tiba-tiba ada di hadapannya dan mengucapkan selamat ulang tahun.” jawab kyuhyun frustasi.

“mungkin kau bisa menelponnya atau mengirimkan hadiah untuknya” usul Ryeowook dan disetujui Yesung dengan anggukan.

“masalahnya, aku tidak tahu barang apa yang sekarang sedang dia inginkan. Dan satu lagi. Dia melarangku untuk menelponnya karena sedang ujian. Aku takut ia akan marah. Kalian tau sendiri kalau ia marah seperti apa.” kyuhyun menunduk dan memasang wajah sedih. Mengingat apa yang terjadi saat Hyunri marah.

Ryeowook dan Yesung hanya bisa menatap ngeri saat kalimat terakhir terdengar. Mengingat kejadian 1 bulan yang lalu Hyunri marah karena Eunhyuk sering mengganggunya saat sedang mengerjakan tugasnya. Hyunri tak segan-segan bisa mematahkan tulang siapapun saat ia sedang marah. Untung saat itu Eunhyuk hanya terkena lemparan benda keramat Kyuhyun yaitu PSP yang saat itu sedang di mainkan si empunya. Kyuhyun hanya bisa meratapi nasib istri pertamanya itu yang sudah hancur untuk melempari Eunhyuk untuk jangan mengganggunya. Sejak saat itu tidak ada yang berani membuat gadis itu marah. Sangat mengerikan.

“othhokhe hyung?” tambah kyuhyun.

“buat saja kejutan dengan kau pulang lebih awal. Pasti dia sangat senang.” Yesung mengatakannya penuh semangat.

Tiba-tiba sebuah ide melintas di otak Kyuhyun. Mengagetkan Ryeowook dan Yesung yang berada di sebelahnya.

“ah, aku tau caranya. Lihat saja nanti. Ini pasti kan seru” ujar kyuhyun sembari tersenyum evil. Senyuman khas dari namja itu. Yang mampu membuat hyung nya menatap ngeri dengan ide yang akan dia lakukan untuk kekasihnya itu.

Author POV end

O.o

Hyunri POV

20 November 2012
20.00 KST

Beberapa jam lagi aku akan menginjak usia ke 20. Tapi aku tak suka dengan fakta itu. Meninggalkan umur puluhan berarti harus menjadi lebih dewasa. Tapi nyatanya sikapku masih seperti anak kecil. Akankah aku bisa menjadi dewasa. Yang aku lakukan saat ini hanya merenungi nasibku saat usiaku bertambah beberapa jam lagi.

Kulirik ponselku, tidak ada tanda-tanda namja itu menghubungiku. Memang kemarin saat ia kan berangkat ke Jepang untuk konser aku mengatakan untuk tidak menghubungiku. Karena besok aku sudah ujian. Hanya satu hari. Tapi mungkin akan sangat sibuk. Harus ku akui, kuliah di jurusan kesehatan membuat beban pikiran bertambah belum lagi jika harus melakukan praktik kerja lapangan. Sungguh menguras tenaga.

Aku merindukannya. Dan rasa rindu itu kian menjadi saat tahu bahwa pria itu sama sekali tidak memperdulikaku. Kenapa ia tak menghubungiku? Apa karena ancamanku kemarin? Dan sejak kapan namja itu takut dengan ancamanku? Setan tidak kan takut dengan ancaman kan? Menggelikan. Apa harus aku yang menghubunginya?? Itu bukan gayaku. Tapi tidak salah mencobanya. Namun apa yang harus kukatakan padanya jika telponku di angkatnya. Aku hana bisa menghela nafasku saat ini. Kulirik jam di dinding kamarku.

11.00 PM

Tinggal 1 jam lagi aku akan berusia 20 tahun. Daripada aku memikirkannya, sebaiknya aku tidur. Tak terasa aku sudah masuk ke alam mimpiku.

O.o

Hyunri Room

21 November 2012
6.00 AM

Aku menggeliat dalam selimut dan segera bangun karena suara alarm. Aku memeriksa ponselku. Dan mendapati banyak sekali message dari teman, dan keluargaku. Aku mencari adakah dari namja itu. Tapi hasilnya nihil. Apa dia melupakan hari ulang tahunku. Mungkin saja ia sedang sibuk jadi belum mengucapkannya padaku. Dan aku tidak mempermasalahkannya.

Semoga hari ini bisa kulewati dengan baik. Hyunri hwaiting!!

O.o

7.00 PM

Capeknya, seharian aku ujian di kampus. Dan aku baru pulang jam segini. Kuaktifkan ponselku, siapa tahu setan itu berusaha menghubungiku. Seharian ini memang ponselku kumatikan agar tidak mengganggu ujianku. Setelah semua pesan masuk, akupun melihatnya satu-satu. Tapi tidak ada pesan dari pria itu, padahal semua memberi memberikan ucapan padaku. Haish, orang itu kenapa tidak peka. Kesalku makin menjadi, saat ada satu pesan dari orang itu masuk ke ponselku.

From : kyu^^hyun

Hei… Apa kau tidak rindu padaku??

Pede sekali dia. Tidak mengucapkan selamat ulang tahun malah narsis padaku. Tak ku balas pesannya. Dan tak berapa lama dia menelponku.

“yoboseyo”

“yak!! Kenapa pesanku tidak di balas?” teriaknya. Sontak saja ku jauhkan poselku dari telinga. Saking kerasnya ia berteriak.

“bisakah kau berkata sedikit pelan? Telingaku bisa tuli jika kau berteriak seperti itu.” keluhku

“lalu aku harus berkata seperti apa??”

“nah begini lebih baik”

“bagaimana ujianmu?” tanyanya. Kenapa dia tidak mengucapkan selamat ulang tahun. Malah membahas topik yang tidak penting. Aku tidak menjawab pertanyaannya. Hanya terdiam.

“apa kau marah padaku karena berteriak? Mianhae hyun~a” bukan.. Aku marah padamu karena kau tidak ingat ulang tahunku. Kyuhyun babo!!!

“sudahlah. Apa yang kau mau bicarakan? Aku capek. Ingin istirahat. Ppaliwa.!!” ujarku dengan nada agak kesal.

“yak! Neo! Berhenti marah padaku! Aku hanya mengingatkan. Jadwalku habis dari Jepang, langsung ke Singapura untuk SM Town Singapur. Jangan merindukanku, eo.”

Klik.
Langsung ku tutup telponnya. Dan aku non aktifkan ponselku. Hanya karena itu dia menelponku? Tanpa menanyakan kabarku atau mengucapkan selamat. Aku tidak butuh kado. Aku hanya membutuhkan ucapan darimu saja. Tapi sekarang saat hari bahagia ini akan berakhir, kau sama sekali tak mengucapkan sepatah kata pun tentang hari bahagia untukku.

Tanpa terasa setetes cairan bening meluncur di pipiku. Dan rasa marah, kecewa, membuat hatiku sakit. Terima kasih Cho Kyuhyun. Ini adalah kado terindah saat umurku 20 tahun. Aku tidak akan melupakannya.

Hyunri POV end

O.o

Kyuhyun POV

Ini memang rencanaku, membuatnya marah dan sengaja tidak menyinggung tentang ulang tahunnya. Sepertinya rencanaku berhasil. Saat menelponnya tadi sepertinya dia marah dan menutup langsung telpon dariku. Heheehe ^^ aku suka sekali menggoda dan menjahilinya. Ekspresi wajahnya sangt menarik. Aku sangat menyukainya. Dan tentang jadwalku, aku memang tak sempat pulang ke Korea. Aku harus langung ke Singapura untuk konser SM Town. Mungkin sepulangnya aku ke Korea, bisa saja tamat riwayatku.

Aku hanya bisa menghela nafas jika memikirkan kemungkinan itu. Dan sekarang, aku harus mengatur semua rencanku untuknya. Semua orang mendukungku. Termasuk orang tua Hyunri. Betapa senangnya hatiku jika membayangkan wajahnya yang bahagia itu.

O.o

Thailand

26 November 2012
01.00 Bangkok Time

Saatnya kembali ke Korea. Aku sudah sangat merindukan gadis itu. Hampir seminggu tanpa melihatnya, membuatku gila. Dan sekarang, tinggal beberapa jam lagi aku akan melihat. Aku tak sabar menunggu dan tidak sadar senyumku keluar. Membuat hyungdeul menatapku aneh.

“waeyo?” tanyaku pada mereka saat menatapku aneh.

“tidak apa-apa . Hanya menatapmu. Apa tidak boleh?” jawab Sungmin hyung.

“tenang kyu, Yoon Yi sudah mengaturnya. Kau tinggal menjalankan misimu saja” Donghae menimpali. Sembari menepuk bahuku.

“gomawo hyung. Gomawo hyungdeul!! Saranghae!!” teriakku pada mereka. Mereka hanya membalasku dengan tawa.

Lee Hyunri, tunggulah aku. Ah, memikirkannya saja aku sudah senang. Apalagi bertemu dengannya.

Kyuhun POV end

O.o

Hyunri POV

Menunggu dan menunggu. Aku sangat sebal jika harus menunggu. Kalau bukan gara-gara pacar ikan jelek ini, aku pasti masih bergelut dengan selimut. Cuaca Seoul sudh mulai dingin. Mengingat ini hampir musim dingin.

Kurapatkan hoodieku. Di depanku seorang yeoja berdiri gelisah. Menunggu kedatangan kekasihnya. Aku pusing melihatnya. Seperti setrikaan saja.

“yak! Eonni! Bisakah kau diam? Aku pusing melihatmu.” keluhku padanya.

“ah, kau ini. Seperti tidak tau kalau aku sudah merindukan ikan nemo ku”

Aku berpura-pura muntah saat mendengar kata-katanya. Dan hanya di balas dengan mata melototnya padaku. Itu tak akan mempan. Aku balik memandangnya dengan tatapan meremehkan. Kau kalah eonni.

Pintu keluar bandara sudh sangat padat. Mengingat para fans sudah mnunggu idola mereka kembali ke korea. Dan jarak kami dengan pintu kedatangan memang agak jauh. Agar kami tidak ketahuan oleh fans. Bahwa kami pacar salah satu idola mereka.

Yoon yi eonni menjulurkan kepalanya ke atas melihat apakah ikan busuknya *ops* sudah kluar atau belum. Tapi sepertinya mereka belum juga datang.

Drrt drrrttt..

Kyuhyun Babo!!!!
Calling….

Tumben sekali orang ini menelponku. Ada apa? Kuabaikan saja. Pasti dia tau aku di bandara. Makanya menelponku. Sepertinya aku harus pergi. Aku belum sanggup bertemu dengannya. Aku masih marah padanya.

“eonni, aku ke toilet dulu” kataku pada eonni. Ia hanya menganggukkan kepalanya.

Segera saja aku pergi dan menyetop taksi. Dan pulang. Terserah apa yang akan eonni katakan nanti. Pasti dia marah padaku.

Drrtt.. Drrrtt

Yoon Yi eonni
Calling..

Sudah kuduga pasti dia mencariku. Ku angkat saja telponnya.

“yoboseyo”

“eodiga?” tanyanya.

“pulang”

Klik
Langsung kuputuskan sambungannya sebelum ia meneriakiku.

Mungkin saja sekarang dia sudah bertemu dengan ikannya. Hah, sudahlah. Biarkan aku tenang dulu. Aku tak mau bertemu dengannya dahulu.

Hyunri POV end

O.o

Kyuhun POV

Kemana perginya gadis itu?? Kenapa ia sering sekali membuatku khawatir? Haish, ternyata ia pintar juga dengan melarikan diri. Supaya aku bisa mati saking merindukannya. Ku telpon ponselnya, tapi tidak di angkat.

Yoon yi menelponnya. Dan dia berkata pulang, setelah itu menutupnya. Padahal aku berniat memarahinya. Tapi terlambat.

Kalau begini caranya, rencanaku bisa gagal. Andwee… dengan begini kapan ia akan menjadi milikku seutuhnya. aku tak mau itu terjadi.

Akhirnya aku pulang ke dorm dan istirahat. Beberapa hari tenaga ku terforsir untuk konser. Langsung saja ku terlelap.

Kyuhyun POV end

O.o

Author POV

Hyunri hanya mampu menghela nafas panjang saat pesan dari Kyuhyun di bacanya 1 menit yang lalu. Yang berisi bahwa namjaitu melarang Hyunri keluar. Karena sebentar lagi ia akan ke rumahnya.

‘jadi, apa aku harus kabur? Atau mnghadapinya?’ batin Hyunri.

Ia memutuskan untuk menghadapi namja yang membuat moodnya akhir-akhir ini naik turun. Tersadar dari lamunannya saat ada bel dari pintu depan. Mau tak mau Hyunri harus membukanya. Sekarang dia tak bisa kabur lagi.

Dengan berat hati ia membuka pintu. Saat dia membuka pintunya, namja berpostur tinggi berdiri di hadapannya. Dan mampu membuat jantungnya berdetak dengan cepat. Seluruh oksigen yang berada di sekitar mereka seakan menghilang. Yang ada hanya sesak karena rindu. Kerinduan yang telah lama tak bisa tersalurkan. Berbeda dengan si gadis, sang pria hanya bisa terseyum menahan segala kerinduan yang ada. Di pikirannya saat ini adalah cara bagaimana memeluk gadis yang ada di hadapannya. Dan melampiaskan semuanya.

Tanpa tahu siapa yang memulai, mereka sekarang sudah berpelukan erat. Melepas segala kerinduan yang ada. Oksigen yang tadi hilang sekarang terisi lagi. Mengisi ruang paru-paru mereka. Dan detak  jantung mereka semakin tak terkendali saat ini.

“bogoshippo Hyun~a” ujar Kyuhyun melepas apa yang selama ini ia rasakan. Hyunri tak membalas kata Kyuhyun. Dia mempererat pelukannya pada Kyuhyun. Dia tak menyangkal bahwa selama ini ia juga merindukan namja di hadapannya. Tapi kekesalannya menutupi rasa itu. Yang sekarang ia lakukan hanya ingin melepas rasa ini dulu. Benteng yang ia bangun kini runtuh sudah.

Lama sekali mereka melepas rindu. Dan tak beranjak dari depan pintu rumah Hyunri. Setelah puas, Kyuhyun pun mulai pembicaraan. Ia mulai berpikir untuk menjalankan rencananya.

“gantilah baju. Kita pergi keluar.” ujar kyuhyun

“tapi..” belum sempat Hyunri membantah, dia sudah di tarik oleh Kyuhyun menuju kamarnya.

“aku tak menerima bantahan” kata Kyuhyun yang tegas sanggup membungkam mulut Hyunri. Hyunri hanya pasrah dan mengganti bajunya.

15 minute later…

Gadis itu keluar dari kamarnya mengenakan dress warna biru tua dengan aksen sederhana. Ia terlihat cantik tanpa riasan yang tidak terlalu tebal. Kyuhyun yang menunggunya hanya tertegun melihatnya. Betapa cantiknya gadis yang ada di depannya.

“kapan kita pergi?” kata-kata Hyunri menyadarkannya dari lamunannya.

“sekarang. Kajja” ajak Kyuhyun dengan menarik tangan Hyunri menuju mobilny yang terparkir di halaman rumah Hyunri.

Setelah memasang seatbelt, mobil kyuhyun melaju membelah kota Seoul. Menuju ke pinggir sungai Han. Tempat yang akan menjadi saksi apa yang akan di berikan Kyuhyun pada Hyunri. sejenak Hyunri merasa ada yang aneh dengan sikap Kyuhyun. ia masih belum memahami sifat Kyuhyun yang bisa di bilang suka membuat orang terkaget kaget. padangan Hyunri tak lepas dari lengan kiri Kyuhyun yang terbalut perban. ia tahu bahwa beberapa hari yang lalu ia sempat jatuh dari kursi saat menunggu giliran saat konser SM Town Singapura. dan ia lantas mengupload gambarnya di twitter. yang berhasil membuat Hyunri khawatir setengah mati. tapi ditutupi Hyunri agar Kyuhyun tak curiga.

Sungai han yang terlihat dari kejauhan menarik perhatian Hyunri. sejenak ia terpaku dengan apa yang ia lihat. Sebuah tulisan yang membuatnya kaget. “Sorry?” kata itu yang tertulis di papan yang di bawa oleh… Ah sial!!! Itu Yesung oppa! Teriaknya dalam hati. Lalu apa lagi ini? Seorang yang memakai kostum Badz, tokoh karakter yang ia sukai yang berbentuk burung hantu *inget bantal leher punya kyu yang sering dibawa kemana-mana* tiba-tiba menariknya begitu ia keluar dari mobil saat mobil Kyuhyun sampai di parkir sungai han. Dan segera memberinya bunga daisy berwarna merah muda. Kyuhyun yang melihat itu hanya tersenyum dan mengikuti Hyunri dari belakang. Hyunri hanya tertegun menatap bunga yang ada di tangannya

Hyunri tambah kaget saat Sungmin keluar dengan membawa papan besan dengan tulisan 미안해요, dan banyak bentuk hati mengelilinginya. Dengan langkah pelan Kyuhyun pelan, ia menghampiri kekasihnya itu. Dan tiba-tiba berlutut, mengulurkan sebuket bunga lili yang sangat Hyunri sukai. Dengan wajah serius Kyuhyun berkata “Maaf, karena aku membuatmu marah. Maaf karena aku bukanlah seorang namjachingu yang baik. Maaf karena aku tak bisa memperhatikanmu dengan baik.” Setitik cairan bening langsung turun meluncur dari pipi Hyunri. ia bukan menangis, tapi terharu. Seorang Cho Kyuhyun yang notabene seorang yang tidak bisa melakukan ini, tapi sekarang melakukan ini di depannya. Dengan sedikit menunduk ia memberanikan diri menerima uluran bunga dari Kyuhyun. Membalasnya dengan seulas senyuman yang membuat siapapun luluh. Kyuhyun akhirnya bangkit dan menggenggam tangan Hyunri dan hampir saja mencium apabila tidak ada teriakan nyaring dari seorang yang mempunyai ide ini semua.

Dia adalah Yoon Yi dan DongHae yang berteriak “YAK!!!” dan serta merta sebuah spanduk panjang membentang di hadapan Hyunri dan Kyuhyun. Yang bertuliskan “LEE HYUNRI, I LOVE YOU!!!! WOULD YOU MARRY ME?” dengan hiasan yang sama seperti yang dibawa oleh Sungmin.

“eumm,, sebenarnya ini bukan ideku. Tapi ide kedua pasangan ikan itu. Aku hanya di suruhnya untuk melakukan sesuai rencana mereka. Jadi, maukah kau menikah denganku Lee Hyunri, menjadi pendamping yang berada di sisiku, menjadi seorang pelengkap hidupku?” kata Kyuhyun dengan masih menggenggam tangan Hyunri dan mengeluarkan kotak kecil dari sakunya. Hyunri pun terkejut dengan apa yang ia alami sekarang. Dengan perasaan gugup, Hyunri mengatakan.

“I Do, Cho Kyuhyun” dengan seulas senyum dari bibirnya. Kyuhyun pun memasangkan cincin ke jari manis Hyunri. “Gomawo Hyun~a. Saranghae.” Kyuhyun memeluk Hyunri dan melayangkan sebuah kecupan di kening Hyunri.

“Nado, oppa.”

“KAU BICARA APA?” teriak Kyuhyun tiba-tiba yang kaget dengan perkataan Hyunri.

“molla” Hyunri mengalihkan pandangannya. Melihat boneka badz yang sedang berjingkrak-jingkak dengan Yesung, Sungmin, Donghae dan Yoon Yi.

“terserahlah, yang penting aku bahagia.” Senyum Kyuhyun tak lepas dari bibirnya.

“ngomong-ngomong, kau harus menungguku lagi tuan Cho. Aku harus menyelesaikan kuliahku. Dan satu lagi aku ingin melanjutkan…” Hyunri tidak menyangka perkataannya terputus saat bibir Kyuhyun menempel sempurna di atas bibirnya.

“Arra, Nyonya Cho. Terserah padamu. Aku akan setia menunggumu. Kapanpun itu” ujar Kyuhyun di sela-sela ciuman mereka.

“eheeemmm. Maaf ini tempat umum, pilih tempat yang sesuai dong!” gerutu Yesung dengan kesal melihat 2 orang yang sedang berciuman di hadapannya.

Hyunri dan Kyuhyun tak lantas melepas pelukan mereka. Mereka memandang Yeseng dengan mata berbinar.

“Hyung, Min Hae menunggumu!! Bukankah kau sudah berjanji padanya mau menemuinya?” teriak Kyuhyun

“Ah, benar. Aku harus ke apartemennya. Aku pergi dulu. Anyeong” pamit Yesung. Seakan tidak ada masalah dengan perkataan Kyuhyun tadi. Padahal secara tidak langsung ia di usir oleh Magnae usil ini. Aneh. *kalau enggak aneh, bukan yesung J*

“Baaaaadzzzzzzzzzzzzzz” teriak hyunri yang menyadari tokoh favoritnya masih di hadapannya. Langsung saja gadis ini menghambur untuk memeluk tokoh kesukaannya.

“yak!! Kenapa kau menduakanku hyun~a?” sindir Kyuhyun

“kau tau. Ia sangat kyeopta.” Ujar Hyunri masih dengan memeluk badz nya.

“aigooo,,, Hyunri~aaa.. sesakkk.. di dalam panas. Kau tau aku tak bisa bernafas!” teriak sosok dalam balutan kostum itu.

“Changmin oppa!!!!!” teriaknya kaget melihat sosok yang melepas kepala kostum badz itu.

“chukkae Kyu~a.. kau akan menikah. Hahahah :D” kata Changmin memberi selamat pada Kyuhyun.

“gomawo min~a. Hahaha.. kapan kau akan menyusulku? Makanya carilah yeojachingu.” Gurau Kyuhyun pada Changmin.

Tanpa mereka sadari Hyunri sudah seperti orang kalap saat melihat sebuah kepala badz yang tergeletak di tanah. Dan ia memeluknya dengan erat seperti anak kecil yang mendapat permen.

“Hyun~a masih ada satu lagi. kau ikut aku.” Kyuhyun menarik tangannya agar menjauh dari makhluk burung hantu itu.

“tapi badz?”

“nanti bisa kau peluk sepuasnya”

“jinjaa???”

“ne, sekarang kau ikut aku. Ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan padamu” ajak kyuhyun.

Kyuhyun dan Hyunri berjalan berdua menyusuri pinggiran sungai Han. Dan menuju sebuah taman yang jarang di liat oleh orang. Dan kini mereka disitu. Di sana sudah terdapat sebuah Cake dengan buah-buahan tropis diatasnya. Dengan 2 buah lilin berdiri berjajar di tengahnya.

Birthday Cake Images 03

Hyunri kaget saat Kyuhyun menariknya dan menyuruhnya untuk duduk. Dengan cekatan kyuhyun menyalakan lilin tersebut.

“maaf karena aku tak bisa merayakannya saat kau ulang tahun. Dan maaf aku tak mengucapkannya. Saengil chukkae uri Hyunri” kata kyuhyun lalu menatap Hyunri yang seakan mau menangis mendengar perkataan Kyuhyun.

“Gwenchanayo Kyu. Walaupun kau terlambat mengucapkannya. Tapi hari ini dalah hari yang sangat membahagiakan untukku.”

“ayo make a wish dulu.”

“ne” Hyunri pun menutup matanya dan berkata harapan yang ia inginkan. Setelah selesai, ia meniup kedua lilin tersebut. Dan tanpa di sangka hyunri, Yoon yi dan Donghae dan yang lainnya sudah bergabung dengan mereka berdua. Berapa lama aku berdoa? Sampai tak menyadari kehadiran mereka, pikirnya.

“ayo di makan!!! Potong kuenya hyunri~a” suruh Yoon yi.

“shiroe! Itu buatan eonni kan? Sudah di pastikan rasan kue ini dapat membunuh orang” tolak Hyunri.

“darimana kau tau aku yang membuat?” tanya Yoon Yi dengan menatap Hyunri sambil menyipitkan matanya

“ada deh. Dari pada aku mati sebelum menikah, lebih baik aku pergi. Kajja kyu. Kita pergi. Biar kue ini di makan pasangan ikan itu” hyunri menarik tangan Kyuhyun agar bangkit dan mengikutinya.

“yak!!! Dongsaeng kurang ajar!! Yak!!” teriakan Yoon yi di acuhkan oleh Hyunri. sekarang yang ada di matanya adalah seorang Kyuhyun yang beberapa saat lalu melamarnya. Dan sekarang, ia harus menatap masa depannya dengan namja yang menggenggam erat tangannya. Yang akan menjadi pelindungnya. Menjadi orang yang akan selalu disisisnya sampai takdir yang akan memisahkan mereka.

 The End

huaaahhh,,, akhirnya ni ff posting juga. seharusnya ff ini posting bertepatan ma birthday aku. tapi sayangnya.. ada banyak kendala. dari hape yang buat ketik maksimalnya cma 1000 kata, modem lum keisi, kuliah, dll. huah… dnegan perjuangan berat, aku bisa publish. hihihii.

dan… aku minta komenny ya.. karena ff ini masih perlu perbaikan banyak karena aku menyadari ini masih tahap merangakak dalam dunia penulisan. mian juga kalo critanya agak gaje banget. maklum ide pada mampet semua.

jeongmal gomawoyo yang udah baca *bow bareng kyu* MMUUUAAAAAAAACHHHH :*

no copy, no paste, no bash

About gaemri

Kpop~ers | ELF | Kyuhyun wife | Midwife | Queen Evil

12 responses »

  1. SiBy says:

    q dh bc n kesan pertma ”bagus”….
    ff ni ad hub’annya ma ff yg sblmnya g?
    Tp knp kyu trs,,
    Skli2 hae np??

  2. ikannemo says:

    Zeeeeeee…. Demen bngt siy ngatain bebeb aq busuk,dy kan ganteng…. Yaaaakkk..! Kue buatanq enak taukkk…

  3. SiBy says:

    blmm,,, ksh ah,,
    Q kn elf baru…
    Hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s