show me your love 2

Title : Show Me Your Love (Part 4)

Cast :

– Kyuhyun

– Lee Hyun-ri

– Other member of Super Junior

– Jung Yoon-yi (IKAN BUSUK ^^v)

 

Disclaimer : This is my own story. from my imagine. the character was fiction.

 

Happy Reading ^^

28 November 2012

07.00 AM

 

Kyuhyun mengerang saat sinar matahari menyusup dari sela-sela jendela kamarnya. Pria itu dini hari baru menyelesaikan jadwalnya. Dan sekarang, pria itu seperti tidak rela jika jadwal tidurnya di ganggu oleh sinar matahari yang nampaknya angkuh memeritahkannya untuk segera bangun.

“AKHHH…. SIALAN!” teriaknya yang langsung bangun dari tempat tidurnya.

Dengan langkah gontai ia keluar dari kamarnya. Menuju ke dapur. Melihat apakah ada hyungdeulnya yang sudah bangun. Tapi yang ia tangkap malah pemandangan seorang gadis yang sedang memasak di dapur. Gadis itu tidak tahu jika Kyuhyun sedang menatapnya.

Kyuhyun menatapnya dengan tatapan yang tidak pernah ia lakukan terhadap wanita lain. Selain gadis ini. Gadis yang membuatnya hatinya jatuh dalam perasaan yang bernama cinta. Walaupun hubungannya dengan gadis ini sudah kandas hanya karena kesalah pahaman, tetapi ia masih dan akan tetap mencintai gadis ini. Sampai kapanpun itu.

Sebuah senyuman di bibirnya mengingat fakta itu. Ia mencintai gadis ini. Ia juga merindukan saat-saat menggoda gadis ini. Tetapi sekarang ia tidak bisa melakukannya mengingat sikap gadis ini terhadapnya yang selalu mengindar. Sampai peristiwa kemarin yang membuat sikap gadis ini melunak terhadanya.

Peristiwa dimana ia tau akan perasaan gadis ini yang sama-sama memiliki perasaan masih saling mencintai satu sama lain. Walaupun sikap gadis ini masih bersikap dingin padanya. Gadis inilah yang mengubanhnya. Gadis yang merupakan pusat rotasinya. Gadisnya, hanya gadisnya yaitu Lee Hyun-ri.

“OMO!” gadis itu terkejut saat melihat pria yang berada di belakangnya. Memandang dengan sangat intens. Tapi Hyun-ri menghiraukannya.

Gadis ini tetap melanjutkan pekerjaannya memasak bagi semua member Super Junior. Ia tahu, mereka semua baru pulang dini hari untuk melesaikan jadwal. Dan Hyun-ri memang kemarin ijin untuk kuliah, sehingga ia tidak kelelahan. Dan tugasnya kali ini adalah memasak bagi semua orang. Termasuk dirinya sendiri.

Kyuhyun masih menatap Hyun-ri yang melanjutkan pekerjaannya. Setelah terkejut melihatnya seperti orang bodoh menatapnya memuja. Seakan gadis itu hanya wanita satu-satunya di dunia. Tapi memang benar di dunia yaitu di dunia Kyuhyun.

Bunyi pintu depan yang di buka membuyarkan lamunan Kyuhyun. Sekaligus mengalihkan tatapannya kepada Hyun-ri. Seorang pria masuk mengenakan mantel musim dinginnya. Pria itu adalah Jung Hoon, manager dari Super Junior. Pria itu melihat ke arah dapur. Lalu menyapa dua orang yang berada di sana.

“Anyeong. Tumben kyu kau bisa bangun pagi. Biasanya aku perlu menarik kakimu agar bangun.” Ucap Jung Hoon mengejek Kyuhyun dengan seringaian meremehkan.

“Aish, hyung! Kalau kau kesini hanya mengejekku. Sebaiknya kau pulang saja. mood ku hari ini sedang jelek. Gara-gara kau datang ke sini. Menginterupsi kegiatanku” balas Kyuhyun. Kyuhyun mendengus melihat Jung Hoon masih menyeringai.

“Kau itu, kapan mood mu itu baik? Hmm?? Setahuku kau tidak mempunyai kegiatan yang sedang kau lakukan. Hanya melamun. Apa itu kegiatanmu?” jawabn Jung Hoon enteng membalas perkataan Kyuhyun. Ia menarik kursi yang berhadapan dengan Kyuhyun dan mendudukinya.

Reflek Kyuhyun kembali menatap Hyun-ri. Kegiatannya sebelum kedatangan Jung Hoon. Jung Hoon yang bingung dengan sikap Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya. Ia ikut menatap arah tatapan Kyuhyun. Ia mengerti apa yang di lakukan dongsaengya tersebut.

Hyun-ri yang melihat kedatangan Jung Hoon lalu membuatkan minuman kepada pria itu.

“ah, oppa. Kau datang? Mau minum apa?” tanyanya pada Jung Hoon.

“kopi saja seperti biasa” jawab pria itu yang sedang memainkan tablet nya.

“Hyun, kenapa kau tidak menawariku?” tanya Kyuhyun tak terima dengan sikap Hyun-ri pada Jung hoon. Dan di balas dengan tanpa respon apapun oleh Hyun-ri.

Hyun-ri hanya melenggang masuk ke dalam dapur. Menyiapkan minuman kopi untuk Jung hoon, coklat panas untuk Kyuhyun. Dan orange juice untuknya. Walaupun ia tidak menghiraukan Kyuhyun, tapi nyatanya gadis itu peduli pada pria itu. Terbukti bahwa Hyun-ri membuatkan segelas coklat panas kesukaan pria itu tanpa menanyakannya terlebih dahulu. Ia sudah sangat mengenal kebiasaan Kyuhyun. Apa saja yang di inginkan pria itu, ia sudah sangat menghafalnya.

Hyun-ri meletakkan kedua gelas yang berisi cairan yang berbeda di atas meja makan. Lalu ia kembali ke dapur menyiapkan sarapan pagi. Kyuhyun yang melihat apa yang di sodorkan padanya. Ia tersenyum mengingat gadis itu terlalu hafal setiap kebiasaaan apalagi ia sudah tahu kesukaanya. Kyuhyun pun meminum sedikit-sedikit coklat panasnya. Merasakan pahitnya coklat di dalam mulutnya. Ia kemudian melirik gelas yang ada di ujung meja makan. Segelas orange juice. Kesukaan gadis itu. Hyun-ri memang sangat tidak menyukai coklat dan kopi. Menurutnya bahan itu seperti rasa obat yang pahit.

Kyuhyun bahkan pernah memaksa Hyun-ri meninum kedua minuman itu. Dan reaksi yang di berikan gadis itu sangat di luar dugaan. Hyun-ri bahkan mual setelah meminum kopi. Ternyata asam lambung Hyun-ri naik karena meminum kopi. Setelah kejadian itu, Kyuhyun tak pernah memaksa gadis itu untuk meminum apa pun yang berbau coklat dan kopi. Ia takut terjadi sesuatu terhadap gadisnya.

Hyun-ri lantas menatap Kyuhyun dengan dingin. Hyun-ri sebenarnya ingin mengatakan bahwa ia ingin menyelesaikan masalahnya dengan Kyuhyun. Tadi lidahnya kelu saat ingin mengatakan ini pada pria itu. Hyun-ri sudah tahu kebenaran kejadian itu dari Victoria. Saat itu ia sedang bersama Changmin. Dan tak sengaja bertemu dengan wanita itu. Lalu Victoria menjelaskan apa yang terjadi semuanya.

Kyuhyun lalu bangkit dan mendorong Hyun-ri agar duduk. Pria itu tidak suka gadis itu sok terlalu kuat. Padahal ia tahu gadis itu tidak suka berdiri lama-lama.

“Yak! Apa yang kau lakukan!” teriak Hyun-ri ketika Kyuhyun mendorongnya untuk duduk di kursi sebelahnya. Kyuhyun menghiraukan teriakan Hyun-ri.

Jung Hoon yang melihatnya hanya tersenyum samar. ‘Mereka berdua sangat cocok’ pikirnya.

Terdengar suara ribut dari arah koridor menuju kamar. Dan terlihat lah 3 orang yang keluar dari kamar masing-masing. Sungmin, Ryeowook, dan Eunhyuk keluar dari kamar dengan wajah masih mengantuk.

“Hyung, pagi sekali kau datang. Apa jadwal hari ini dari pagi hari?” tanya Sungmin pada Junghoon dan tidak sengaja menyeruput coklat hangat milik Kyuhyun.

“Sungmin! Itu punyaku!” teriak Kyuhyun dengan raut kesal lalu menarik kembali gelas coklat hangatnya.

“Yak! Panggil aku hyung!” balas Sungmin tak kalah kesal. Kyuhyun menatap Sungmin sebal. Coklat panasnya yang ia irit-irit karena ini buatan Hyun-ri malah seenaknya hyung kesayangannya itu meminumnya.

“Sungmin~ah… mengalah lah. Kau tidak tahu sejarah minuman itu ada. Sudahlah, aku akan membacakan jadwal kalian hari ini. Setelah ini kaliah harus bersiap-siap.” Mendengar perkataan Jung Hoon, Kyuhyun langsung mendelik kearah pria itu.

Tapi Jung Hoon yang di tatap seperti itu hanya menghiraukannya. Ia malah memulai membacakan jadwal Super Junior hari ini. Sungmin yang mengetahui maksud dari ucapan Jung Hoon hanya terkekeh pelan menatap 2 orang sekarang duduk di hadapannya bergantian antara Hyun-ri dan Kyuhyun. Yang nampaknya mengeluarkan aura canggung di antara mereka. Berbeda dengan Kyuhyun yang lebih menampakkan aura memuja gadis itu. Kyuhyun tidak segan-segan menatap gadis itu.

Tatapannya sangat dalam dan siapa pun yang melihatnya akan iri. Tapi gadis itu tidak bereaksi dengan tatapan Kyuhyun. Sungmin bisa melihat Hyun-ri masih memendam perasaannya pada Kyuhyun. Tapi mungkin belum bisa mengungkapkannya.

Ia tersenyum, sepertinya ia harus membantu kedua orang ini agar bersatu lagi seperti dulu. Karena ia juga salah satu orang yang tahu dulu mereka berdua pernah berhubungan. Setelah ia membujuk Kyuhyun untuk menjelaskan kenapa setelah Hyun-ri pergi, Kyuhyun nampak seperti mayat hidup saja. tanpa jiwa, tanpa semangat apapun. Dan itu sangat mengkhawatirkannya. Kalau sampai terjadi apa-apa. Mungkin saja semua orang akan terkena imbasnya.

o.O

Hyun-ri menghempaskan tubuhnya di sofa ruang tengah sambil mengacak-acak saluran TV. Ia menunggu semua member siap. Hari ini mereka mempunyai jadwal yang agak padat. Hyun-ri mendengus melirik seorang pria sdang mondar-mandir di depannya mencari sesuatu.

“Hyun, kau tau dimana PSP ku? Sepertinya tadi ku letakkan di sini.” Tanya Kyuhyun. Pria itu masih mengobrak-abrik tempat majalah yang berserakan di atas meja mencari PSP nya.

“Di atas meja di kamarmu.” Jawab Hyun-ri datar tanpa mengalihkan perhatiannya dari TV yang sedang menampilkan iklan itu.

Kyuhyun pun melesat pergi ke kamarnya. Dan kembali dengan PSP di tangannya. Ia lalu duduk di sebelah Hyun-ri dan langsung memainkan PSP nya. ‘Hitung-hitung menghabiskan waktu untuk menunggu’ batin Kyuhyun. Hyun-ri yang melihatnya hanya menghiraukan pria di sampingnya itu.

“Kudengar kau kemarin ulang tahun. Ah, aku lupa mengucapkan. Selamat ulang tahun uri Hyun-ri.” Kata Kyuhyun yang mengalihkan perhatiannya dari PSPnya. Hyun-ri yang mendengarnya langsung balas menatap pria di sampingnya ini. Hyun-ri hanya menatapnya tidak percaya. Dari semua member, tidak ada yang tahu bahwa tanggal 21 kemarin adalah hari ulang tahunnya. Kecuali satu orang. Dan dia menyesal pernah memberi tahukan pada orang itu. “Gomawo” kata itu yang akhirnya keluar dari mulutnya membalas ucapan selamat dari Kyuhyun. Hyun-ri tersenyum. Lalu Kyuhyun mengacak-ngacak rambut Hyun-ri. Meredam perasaan senangnya karena ia dapat kembali melihat senyuman itu lagi.

“Maaf aku tidak bisa memberimu hadiah.” Ucap Kyuhyun menyesal.

“Aku tidak mengharapkan hadiah darimu. Karena aku membenci hari itu. Dan aku menyesal mengatakannya pada orang yang memberitahumu tentang ini” Hyun-ri mengerucutkan bibirnya. Kesal dengan perbuatan Kyuhyun yang semena-mena merusaknya. Ia harus menata lagi rambutnya.

“Maaf…” kata Kyuhyun singkat.

“Untuk apa? Ini bukan kesalahanmu.” Jawab Hyun-ri membalas ucapan Kyuhyun.

“untuk yang kemarin. Aku telah membuatmu sakit hati. Maaf, aku tidak bermaksud seperti itu.” Kata Kyuhyun memulai pembicaraan yang agak serius. Hyun-ri yang mendengarnya takut jika ia mengatakan yang sebenarnya yang selama ini sudah ia ketahui dari Victoria. Dengan segenap keberanian, ia akhirnya memantapkan keputusannya untuk mengakhiri ini semua.

“aku tahu. Victoria eonni sudah menceritakannya semua. Kau tidak bersalah Kyu. Yang seharusnya minta maaf itu aku bukan kau. Maaf Kyu. Jeongmal mianhae.” Kata Hyun-ri menundukkan kepalanya.

Keberaniannya yang sedari tadi ia kumpulkan demi mengatakan ini semua. Dan ia merasakan kelegaan yang luar biasa. Kyuhyun senang mendengarnya. Lalu ia tersenyum. Hyun-ri masih menundukkan kepalanya. Ia yang merasa di perhatikan lalu mendongak. Melihat Kyuhyun yang masih menatapnya, Hyun-ri menjadi gugup. Jantungnya berdetak cepat sekali seakan-akan ingin melompat keluar. Tak sperti senyuman biasa yang Kyuhyun berikan kepada fansnya. Senyuman ini mengisyaratkan ketulusan. Serta tatapan yang lembut. Membuat pipi Hyun-ri memerah. Hyun-ri menyangka wajahnya merah seperti tomat. Reflek ia menunuduk lagi. Kyuhyun terkekeh melihat tingkah laku Hyun-ri yang malu-malu.

“Ada apa Kyu? Kau tertawa sendiri?” tanya Eunhyuk yang tiba-tiba sudah ada di belakang mereka berdua.

“An..Aniyo” kata Kyuhyun gugup. Lalu ia mengalihkan perhatian ke televisi yang sedng menyala.

“Ayo berangkat semuanya sudah siap” ucap Jung Hoon di depan pintu. Kyuhyun dan Hyun-ri bangkit berjalan mengikuti Eunhyuk yang sudah mendahului mereka berdua.

Di dalam mobil mereka berdua tidak banyak bicara. Hanya tatapan malu ketika salah seorang dari mereka ketahuan sedang menatap satu sama lain. Semua yang berada di mobil tidak menyadari atmosfir canggung di antara mereka berdua. Karena baik Hyun-ri maupun Kyuhyun duduk di bagian paling belakang. Sehingga semua orang tidak tahu apa yang sedang mereka berdua lakukan.

Tapi salah seorang dari mereka mencuri lihat apa yang sedang kedua orang itu lakukan. Pria itu adalah Sungmin yang melihat dua orang sedang canggung satu sama lainnya. Sungmin pun tersenyum melihat tingkat laku kedua orang itu. Ia berpikir sepertinya mereka berdua akan berbaikan sebentar lagi. dan itu di lakukan secara bertahap. Mengingat perasaan Hyun-ri  yang agak sedikit belum bisa di luluhkan oleh adiknya itu. Mungkin ini akan menjadi awal yang baik bagi hubungan mereka berdua. Sungmin tersenyum lagi dan berdoa semoga apa yang Kyuhyun dan Hyun-ri jalani menjadi yang terbaik bagi mereka berdua. Dan Sungmin akan memastikan itu akan terjadi.

o.O

9.00 PM

Hening. Hanya ada suara napas helaan dari Hyun-ri di ruangan ini. Hyun-ri memang sedang menunggu semua member yang sedang tampil mengisi sebuah acara variety show. Ia tidak mau keluar karena sudah sangat lelah mempersiapkan pakaian dan segalanya tadi. Hyun-ri kembali mengingat kejadian tadi siang saat Kyuhyun mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Dan keberaniannya untuk mengungkapkan permintaan maaf pada pria itu. Hyun-ri merasakan kelegaan yang luar biasa setelah mengatakannya. Dan reaksi yang di berikan oleh Kyuhyun juga membuatnya juga senang. Setidaknya pria itu bisa menerima permintaan maafnya. Walaupun ia tahu jika ini hanya kesalahpahaman di antara mereka. Membuat hubungan mereka renggang bahkan Hyun-ri sampai menghindarinya. Hyun-ri memikirkan bahwa ini awal yang baru bagi antara dirinya dengan Kyuhyun. Mungkin ia bisa memulai kembali hubungan seperti dulu. Memikirkan itu semua membuat wajah Hyun-ri memerah.

Tiba-tiba pintu terbuka, yang membuat Hyun-ri terlonjak kaget. Kyuhyun masuk dengan terburu-buru. Hyun-ri yang melihatnya bingung, Apa yang membuat Kyuhyun tergesa-gesa. Kyuhyun lalu memandang Hyun-ri sebentar lalu menghela napas.

“Ada apa?” tanya Hyun-ri bingung dengan sikap Kyuhyun.

“Aniyo, aku tidak mau di luar terus menerus. Membuatku mual saja.” jawabnya dengan dengan pelan. Kyuhyun pun duduk di sebelah Hyun-ri.

“Memang ada apa? Apa kau sakit?” tanya Hyun-ri khawatir saat Kyuhyun mengatakan ingin mual.

“eopso, hanya saja memuakkan melihat kemesraan pasangan ikan yang berlebihan itu. Dan mereka merencanakan sesuatu untukmu.” Jawabnya. Kyuhyun bersedekap di depan dadanya. Tidak habis pikir bahwa pasangan ikan itu merencanakan pesta kejutan untuk Hyun-ri. Padahal ulang tahun gadis itu sudah lewat. Hyun-ri yang mendegarnya langsung menolehkan kepalanya. Menatap Kyuhyun yang tidak mengerti yang di maksudkan oleh pria disampingya ini.

“Rencana apa?” tanya Hyun-ri kaget dengan pernyataan Kyuhyun.

“Hanya rencana kejutan ulang tahunmu. Dan yang terpenting, aku di suruh mereka untuk terlibat. Mereka juga memeragakan rencana mereka dengan segela keromantisan yang membuatku ingin muntah saat itu juga.” Kata Kyuhyun dengan wajah yang ingin muntah mengingatnya.

“Seberapa menjijikkannya? Aku penasaran apakah aku bisa menggagalkannya. Dan aku benci perayaan. Apa lagi perayaan berkurangnya umurku. Menggelikan.” Ucap Hyun-ri dengan raut wajah kesal. Ia mendengus pelan memikirkan pacar dari seorang Donghae yang mempunyai rencana ini. Pasti bisa di bilang Hyun-ri tidak menyukai gagasan perayaan hari yang paling di bencinya itu.

“Hanya pelukan dan ciuman. Dan ku pastikan itu akan membuatmu mual jika melihatnya langsung jika mereka melakukannya di depanmu. Sebegitu bencinya kah kau dengan hari ulang tahunmu. Sampai-sampai kau ingin menghancurkan perayaanmu sendiri.” Jawab Kyuhyun geli.

“Sangat membencinya. Karena hari itu aku kehilangan semuanya.” Kata Hyun-ri dengan wajah sedih.

“Mian.. membuatmu sedih” sesal Kyuhyun dengan raut menyesalnya.

Cukup lama keheningan melanda mereka berdua. Hingga pintu terbuka dan satu per satu member masuk dan duduk beristirahat. Dan di ikuti seorang gadis masuk dengan senyuman lebarnya yang tersungging di bibirnya.

“apapun yang kau rencanakan, akan ku pastikan aku akan membencimu selamanya” ujar Hyun-ri. Yang di sambut raut terperangah oleh semua orang yang berada di ruangan itu. Hyun-ri langsung saja bangkit dan keluar dari ruangan itu. Sebelum di tanyai macam-macam oleh gadis yang sebentar lagi mungkin akan marah padanya. Setidaknya ia harus menghindar.

“Mwo?? Yak! Cho Kyuhyun! Kenapa kau beritahu dia!” teriak Yoon-yi pada Kyuhyun. Yang di balas oleh tatapan meremehkan dari Kyuhyun.

“Aku hanya jujur padanya” jawab Kyuhyun enteng. Yoon-yi menatapnya tajam.

“Payah!. Dan kau berhutang penjelasan padaku,” ucap Yoon-yi kesal. Gadis itu hanya menggerutu tidak jelas. Karena rencananya sudah terbongkar bahkan sebelum terlaksanakan. Kyuhyun hanya menghiraukan perkataan Yoon-yi dan mulai bermain PSP.

Hyun-ri masuk bersama beberapa orang yang merupakan staf make up Super Junior. Alih-alih duduk, Hyun-ri malah mengambil make up remover dan kapas. Ia berjalan menuju Kyuhyun. Hyun-ri tahu jika pria itu pastinya akan berkutat dengan PSP nya ketimbang membersihkan make up terlebih dahulu. Dan itu akan berlanjut hingga mereka sampai di dorm. Bahkan Kyuhyun akan langsung tidur tanpa bersusah payah mencuci mukanya. Alhasil keesokan paginya Kyuhyun akan berteriak pada semua orang jika ada jerawat yang bersarang di kulit wajahnya. Hyun-ri menghela napas dan duduk di samping Kyuhyun dan mulai menuangkan cairan pembersih di atas kapas.

Kyuhyunpun dengan santainya menoleh kan wajahnya tanpa mengalihkan perhatiannya pada PSP. Hyun-ri yang kesusahan langsung saja merebut PSP Kyuhyun.

“Yak! Kembalikan Hyun!!!” bentak Kyuhyun menggapai PSP nya yang di sembunyikan Hyun-ri di balik badannya. Semua orang yang melihatnya hanya takjub. Ada sebuah tontonan yang sangat langka. Perhatian Hyun-ri kepada Kyuhyun yang sekarang di perlihatkannya merupakan keajaiban sejak gadis itu berubah menjadi pribadi yang tertutup.

“Shiroe!!! Bersihkan wajahmu! Yak! Berhenti! Yak! Geliiii… hahahahah,” Hyun-ri yang mendapat serangan gelitikan dari Kyuhyun hanya bisa pasrah ketika pria itu berhasil mengambil PSP nya lagi. Akhirnya dengan kerja keras, Hyun-ri membersihkan wajah Kyuhyun.  Walaupun dengan perlawanan Kyuhyun yang membuat Hyun-ri kewalahan. Pria itu sangat suka menggoda Hyun-ri. Setelah sikap Hyun-ri yang mulai berubah padanya. Ia dengan leluasa menyalurkan perhatiannya kepada gadis itu.

Yoon-yi yang masih berada di ruangan itu hanya bisa tertegun melihat Hyun-ri yang sudah seperti biasanya. Apalagi hubungannya dengan Kyuhyun sepertinya mulai membaik. Perasaan Yoon-yi sangat lega. Melihat adiknya yang sudah mulai menerima Kyuhyun lagi.

o.O

29 November 2012

09.00 AM

Seorang gadis berlari kesana kemari seperti burung yang terbang. Dan seorang pria hanya melihat gadis di depannya dengan kesenangan tersendiri melihat gadis itu sibuk membawa barang-barang yang harus di siapkan untuk seluruh member. Kyuhyun menatap Hyun-ri sembari terkekeh pelan. Sangat lucu melihatnya panik dan mulai berlajaan seperti setrikaan tatkala salah satu barang yang harus di bawanya menghilang entah kemana. Dan Kyuhyun hanya membiarkan gadis itu berlarian di ruang tengah sibuk mencari benda tersebut.

Kyuhyun menebak bahwa barang itu sudah berada dalam tas gadis tersebut. Tetapi Hyun-ri tidak menyadarinya. Kyuhyun meraih tas yang berada di sampingnya dan merogoh saku depan tas tersebut. Lalu ia tersenyum. Dugaannya benar gadis itu ceroboh sekali. Sampai tidak melihat benda yang di carinya di bagian lain dari tasnya.

“Hyun~a berhentilah berlari. Kau membuatmu pusing” ucap Kyuhyun yang langsung membuat Hyun-ri berhenti berjalan. Kyuhyun pun memberikan benda yang di cari Hyun-ri tadi. Gadis itu lagsung saja meraih benda tersebut, lalu tersenyum puas.

“Kenapa kau tidak bilang dari tadi? Aku mencarinya seperti orang gila. Ini sangat berharga bagiku” kata Hyun-ri yang memasng wajah paling cerah hari ini.

“kau itu ceroboh sekali. Tidak mencarinya di seluruh bagian tas. Bukan hanya satu saja. lalu untuk apa kau membawa iPod itu kemana pun? Dan kulihat itu sama seperti iPod yang lain tidak ada bedanya” balas Kyuhyun yang kini menatap Hyun-ri dengan seringaian khas pria itu.

“Ini… eumm… bukan urusanmu! Ini sangat berharga bagiku. Dan kau jangan sekali-kali membukanya. Kalau tidak aku tidak segan-segan akan membunuhmu saat itu juga” ancam Hyun-ri dan hanya di balas oleh Kyuhyun dengan dengusan pelan.

“Menggelikan sekali. Aku jadi penasaran dengan isinya. Boleh aku melihatnya?” tanya Kyuhyun yang langsung di balas dengan tatapan bengis gadis itu. Hyun-ri lalu memasukkan iPod itu kedalam tasnya. Kyuhyun yang melihatnya hanya terkekeh geli. Ia sangat suka menggoda gadis pujaannya itu.

“Kajja, kita kebawah. Sebentar lagi kita akan berangkat.” Ajak Kyuhyun. Ia mengulurkan tangannya kepada Hyun-ri dan di sambut gadis itu dengan senyum simpul dan meraih tangan Kyuhyun.

Tiba-tiba Hyun-ri menariknya hingga pria itu menatapnya tepat pada wajah Hyun-ri. Wajah mereka berdua hanya berjarak beberapa sentimeter saja. Kyuhyun merasakan hembusan nafas Hyun-ri yang lembut membelai wajahnya. Sebaliknya Hyun-ri sangat gugup berhadapan dengan wajah Kyuhyun yang berjarak dekat.

“Kau akan tau isinya. Tunggu hingga saat itu datang. Tidak akan lama. bersabarlah” gumam Hyun-ri lirih yang bisa di dengar oleh Kyuhyun dengan jelas.

Dan kata-kata tersebut membuat tubuh Kyuhyun kaku. Tapi hanya sesaat. Sebelum ia sadar sepenuhnya, Hyun-ri telah melayangkan sebuah kecupan ringan di pipi pria dihadapannya. Kyuhyun kaget dengan perlakuan Hyun-ri. Hyun-ri pun bangkit dari duduknya dan menarik tangan Kyuhyun. Kyuhyun yang mengerti hanya menggenggam erat tangan Hyun-ri yang bertautan dengan tangannya saat ini. Sekilas ia melihat pipi gadis itu memerah. ‘Seperti nya ia malu’ batin Kyuhyun.

“Kajja.. nanti kita ketinggalan pesawat” ajak Hyun-ri. Yang hanya di balas dengan senyuman hangat dari Kyuhyun yang mengikuti Hyun-ri dari belakang.

o.O

29 November 2012

Hongkong

07.00 PM

Hyun-ri melangkah gontai di koridor menuju kamar hotelnya. Ia sangat kelelahan setelah perjalanan panjang menuju Hongkong. Besok acara MAMA 2012 akan di gelar di kota itu. Dan salah satu pendukung acaranya adalah Super Junior. Dan salah satu alasan lainnya ialah mereka juga di nominasikan dalam beberapa kategori penghargaan. Hyun-ri di haruskan mengikuti mereka karena sejak kemarin ia sangat sibuk kuliah. Jadi ia harus rela ikut. Dan mengingat setiap Super Junior pergi keluar negeri, ia memang di wajibkan ikut. Karena ia bisa diandalkan dalam berbicara bahasa inggris kepada staff dari negara lain.

Kyuhyun menunggu Hyun-ri yang berjalan menuju kamarnya. Gadis itu terlihat lelah. Sejak tadi Hyun-ri hanya menunduk memandang karpet sepanjang koridor. Akhirnya ia mendongak dan di kejutkan oleh kehadiran Kyuhyun yang berada di depannya. Raut wajahnya terkejut sekaligus memerah karena malu. Sejak tadi Kyuhyun memperhatikan tingkah Hyun-ri yang agak gugup.

“kau sudah makan?” tanya Kyuhyun pelan.

Hyun-ri hanya menggelengkan kepalanya. Kemudian menunduk kembali. Melihat itu, Kyuhyun hanya tersenyum mengingat gadis itu masih malu-malu di depannya.

“Bukankah dari tadi siang kau belum makan. Semuanya sudah berkumpul di restoran. Aku menunggumu dari tadi. Ayo kebawah, aku lapar” Ajak Kyuhyun. Ia mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Hyun-ri.

Mereka berdua akhirnya turun ke restaurant di lantai bawah hotel. Hyun-ri yang saat itu sedang melihat suasana restaurant, terpaku melihat sosok yang masuk ke dalam restaurant, ia bahkan mengenal sosok itu. Seketika tubuhnya kaku, otaknya mengulang kejadian beberapa tahun lalu. Hyun-ri hanya mampu menundukkan kepalanya dalam-dalam. Kyuhyun yang melihat itu, menatap Hyun-ri yang menunduk. Sepertinya ada yang tidak beres dengan gadis itu.

“Hyun~a kau kenapa?” tanya Kyuhyun khawatir. Pria itu duduk tepat di sebelah gadis itu.

“Aniyo, aku baik-baik saja.” Jawab Hyun-ri masih dengan wajah menunduk. Tetap saja raut wajah Kyuhyun tidak berubah lega. Ia masih mengkhawatirkan gadis itu.

Hyun-ri langsung masih menunduk ketika mereka semua sudah selesai makan. Ia menghindari sosok lelaki yang membuat Hyun-ri syok. Ia bahkan mengacuhkan pertanyaan dari semua member. Ia hanya diam saja. Tanpa berkata apapun. Kyuhyun bahkan masih mengkhawatirkan keadaan gadis itu. Apakah ia sedang sakit sehingga bersikap seperti itu.

o.O

Hyun-ri tahu suatu saat ia akan bertemu dengan orang tersebut. Itulah resiko saat Hyun-ri memutuskan bekerja di dunia entertainer. Sejak makan malam, Hyun-ri merasa gelisah. Ia takut akan di temukan oleh orang itu dan di bawa entah kemana. Ia takut kejadian beberapa tahun lalu terulang lagi. Di saat ia harus di olok-olok dan di hina akibat kematian kedua orang tuanya. Dan makian itu terus terngiang samapi sekarang. Sakit hatinya yang tak kunjung sembuh sejak kejadian itu terjadi. Yang mengakibatkan kehidupan Hyun-ri berubah. Sifat yang dulu periang dan ceria menjadi sosok yang murung, pendiam, dan suka menyendiri. Senyuman yang selalu ia sunggingkan di bibirnya sekarang hanya berupa segurat senyum datar. Dan mata yang ikut tersenyum pun juga ikut hilang.

Persiapan untuk acara malam nanti sudah dilakukan sejak kemarin. Hyun-ri bahkan sangat sibuk dari kemarin. Sehingga Kyuhyun hanya memandangnya dari tadi saat Hyun-ri bolak- balik mengatur semua persiapan perform nanti malam. Semua hyungnya ikut mengatur semua persiapan. Ia hanya duduk-duduk di ruang tunggu sambil memainkan PSP nya bosan.

“Kyu, saatnya rehearsal.” Kata Jung Hoon.

“ne.” Jawab Kyuhyun. Ia bangkit menuju pintu. Kyuhyun berpapasan dengan Song Joong-Ki.

“ah, Kyuhyun~ssi. Anyeong.” Sapa Joong-Ki pada Kyuhyun.

“Anyeong, Joong-Ki hyung. Apa kabar?” balas Kyuhyun.

“Baik. Kau bagaimana?”

“hanya sedikit lelah dengan jadwal yang padat. Hehehehe. Oh iya hyung, ku dengar kau yang menjadi MC hari ini?”

“iya, padahal aku tidak pintar memandu suatu acara”

“Hyung, aku permisi dulu. Aku harus rehearsal dulu. Anyeong” pamit Kyuhyun.

“ne. Anyeong. Fighting!”

Ketika Kyuhyun akan menuju stage, Hyun-ri berjalan didepan Kyuhyun. Kyuhyun pun memanggil namanya. Agar gadis itu menunggunya.

“HYUN-RI!!” teriak Kyuhyun.

Hyun-ri yang di panggil langsung menoleh ke belakang. Belum sempat Hyunri menjawab panggilan Kyuhyun, ia terpaku dengan seseorang di belakang Kyuhyun yang menatapnya tidak percaya. Yang tidak lain adalah Song Joong-ki yang belum beranjak dari tempatnya.

“Hyun-ri” panggil Joong-Ki lirih.

“Hyun-ri, kau kah itu” ulangnya lagi. Joong-Ki menangis. Kyuhyun yang tidak tahu ada hubungan apa antara Hyun-ri dan Joong-Ki, menatap keduanya dengan tatapan bingung.

Hyun-ri dari tadi tidak bergerak. Terpaku melihat Joong-Ki yang memanggilnya dari tadi sembari menangis. Ia masih terkejut dengan pertemuan mereka saat ini.

“Oppa” panggil Hyun-ri pada Joong-Ki.

 

TBC

About gaemri

Kpop~ers | ELF | Kyuhyun wife | Midwife | Queen Evil

6 responses »

  1. ikannemo says:

    Ada hbngan apa kau dngan mantan kekasihku…..

    Part q dkut amat siyyhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s